Senin, 11 Januari 2016

PERMASALAHAN PADA BISNIS IT DAN SOLUSINYA


1. Terbatasnya pengetahuan tentang bisnis online. Banyak orang yg ikut-ikutan menjalankan bisnis affiliate atau membuka toko online, namun dia tidak mengetahui apa saja yg harus dilakukan untuk menunjang kesuksesan bisnisnya. Sehingga bisnis online yg dijalankan, hasilnya juga tidak optimal.

Solusi : untuk menambah pengetahuan, Anda bisa mempelajarinya dari buku bisnis online yg sudah banyak beredar di pasaran, atau bisa juga dgn mencari panduan serta mengikuti kursus online yg saat ini banyak ditawarkan oleh para pakar bisnis online dan pakar internet marketing.

2. Kendala koneksi internet. Bagi pelaku bisnis _disibledevent=”on”>kota, mungkin koneksi internet bukan menjadi kendala. Namun bagi rekan-rekan yg tinggal di daerah pinggiran, koneksi internet masih sangat terbatas.

Solusi : Anda bisa memanfaatkan modem internet yg saat ini sudah banyak diproduksi para provider komunikasi. Pilih modem yg sinyalnya memang bagus di daerah Anda, sehingga koneksi internet juga tidak terhambat.

3. Saat bisnis sudah mulai pembeli atau pelanggan tidak kunjung datang, ini merupakan masalah serius yang kerap dialami pembisnis pemula.

Solusi: Pelajari siapa saja yang membutuhkan jasa website dan mulai pasarkan pada yang membutuhkan jasa kita.

   4. Mungkin bisnis bisa berjalan, tapi untuk meningkatkannya kesulitan. Sulit untuk memperluas jaringan, sulit untuk meningkatkan penjualan, sulit untuk menembus pasar baru.

Solusi : Pelajari masalah yang sering terjadi pada kendala di bidang lain dan mulai mencari jalan keluarnya, seperti : pengadaan jaringan pada perusahaan dll.

    5. Sudah mencoba beriklan dan melakukan pemasaran namun hasilnya tidak sesuai harapan, berarti ada masalah pada cara marketing yang dilakukan.

Solusi : mulailah mencari kelemahan pada perusahaan lain seperti, perusahaan lain hanya menyediakan jasa pembuatan saja, anda bisa menambahakan beberapa bonus gratis atau apa pun agar menjadi lebih menarik peminat.


HAL PENTING DALAM MEMBANGUN BISNIS IT


Membangun perusahaan kita sendiri sangat menyenangkan. Namun, pasti akan berjalan tidak semenyenangkan seperti yang kita inginkan. Oleh karena itu, kita harus menjadi lebih jeli, spesifik atau detail dalam urusan bisnis ini. Selain yang secara umum kita mengetahui apa saja kiat sukses membangun bisnis yaitu konsumen dan lain sebagainya. Dalam membangun bisnis IT ada yang harus lebih diperhatikan lagi, yaitu :
1.     Mengetahui Pergerakan Teknologi Informasi
Mengapa perlu mengetahui perkembangan teknologi ? Supaya apa yang kita suguhkan uptodate dan semakin menarik. Karena tidak dapat disangkal bahwa semakin kesini, teknologi semakin menggiurkan.
2.     Bangun Passion Perusahaan
LeBlanc mengungkap, startup bisa saja sedang mengalami penurunan atau kenaikan pada pendapatan. Jika seseorang hanya berorientasi pada gaji yang ia peroleh, tanpa memiliki passion atau semangat bekerja di perusahaan, maka ini bisa menjadi penghalang untuk membuat perusahaan menjadi berkembang. Diperlukan kesabaran hingga bertahun-tahun untuk membangun startup yang sukses.
3.     Mengenal Karakter Pegawai
LeBlanc mengungkap salah satu kunci sukses membangun startup, ialah memilih orang yang telah dikenal baik kemampuannya. “Semakin Anda mengetahui keunggulan (anggota tim), semakin dapat diprediksi keberhasilan apa yang Anda coba capai,” tuturnya.
4.     Partner Jangka Panjang
LeBlanc bisa meraup USD10 juta untuk pembiayaan HotLink. HotLink merupakan startup teknologi yang menyederhanakan manajemen IT dan hybrid cloud. Menemukan partner ini tentunya yang memiliki sumber daya untuk membantu meng-cover biaya. Sehingga, Anda tidak perlu membawa investor ‘penyelamat’ saat perusahaan sedang krisis.
5.     Hindari Pekerja Minim Pengalaman
LeBlanc menyarankan agar jangan sampai mempekerjakan karyawan yang belum memiliki akumulasi pengalaman selama beberapa tahun. Sumber daya manusia menjadi salah satu kunci dalam membangun kesuksesan perusahaan.
6.     Integrasi Antar Bidang
Menurut LeBlanc, harus diperlukan koordinasi antara bagian dalam tubuh perusahaan startup. Masing-masing harus memiliki peran dan bertanggungjawab terhadap bidang pekerjaannya.
Misalnya, bagian teknik fokus pada urusannya. Sementara, ada bagian yang mengurusi kepekaan terhadap kebutuhan konsumen selama fase pengembangan produk atau jasa. Sehingga, Anda bisa menyimpan lebih banyak waktu serta mencegah stres.

Sumber :

http://www.kerjausaha.com/2012/12/kiat-sukses-menjadi-pebisnis-bidang.html 

Kiat-Kiat Untuk Membangun Usaha Berbasis IT

Rekan pendiri yang bagus
Menurut peraih gelar master ilmu komputer dari Universitas Harvard ini, rekan pendiri yang bagus adalah orang yang Anda bisa kategorikan sebagai (maaf kalau tidak sopan) “animal” atau “hewan”. Tentu saja, ketika menggunakan kata “animal”, Paul tahu apa yang ada di benak-benak orang Amerika ketika membaca kata ini. Di dalam keseharian orang Amerika, orang-orang yang akan disebut sebagai “animal” adalah mereka yang rela mengerjakan suatu pekerjaan dengan sangat serius. 
Seorang tenaga penjual yang layak disebut sebagai “animal” adalah mereka yang menolak untuk cepat menyerah dari jawaban “tidak ” yang keluar dari calon pelanggannya. Seorang programmer/hacker yang “animal” adalah mereka yang rela tidak tidur sampai jam 4 pagi bila masih ada bug yang mengganggu aplikasi mereka. Seorang desainer grafis “animal” adalah mereka yang resah ketika ada yang melenceng sejauh 2 milimeter saja dalam karyanya. Dan sejenisnya …..

Mencari hacker yang “animal”
Dalam essainya, Paul juga memberikan nasihat tentang bagaimana cara mendeteksi seorang hacker atau programmer yang cerdas. Hal yang wajar karena Paul Graham sendiri sejatinya adalah seorang hacker, jadi ia mungkin tidak tahan untuk membagi trik jitu untuk merekrut salah satu spesies unik dalam abad informasi ini, the hacker. 
Bagi Paul, hacker yang cerdas dan layak Anda rekrut adalah mereka yang justru tidak takut untuk berkata “saya tidak tahu“. Aneh bukan? Menurut peraih BSc untuk program studi matematika ini, orang-orang cerdas adalah mereka yang sudah tidak perlu lagi berpura-pura supaya terlihat cerdas. Lalu siapa itu orang cerdas. Normalnya, orang yang cerdas adalah mereka yang hampir selalu tahu tentang segala sesuatu. Meskipun tampak benar, namun definisi ini justru berbahaya karena kita tahu tidak mungkin ada manusia yang tahu segalanya. Jadi bila ada manusia yang mencoba-coba untuk tahu segalanya, ada kemungkinan besar dia sebenarnya hanya sedang berpura-pura supaya kelihatan cerdas. 
Berikutnya, carilah hacker yang tidak hanya cerdas, tapi juga teman atau yang Anda yakini bisa Anda jadikan sebagai teman. Sebagai perusahaan yang baru berdiri, Anda akan kesulitan bila harus melakukan perekrutan dengan cara-cara yang dilakukan oleh perusahaan besar seperti IBM atau Pertamina (untuk contoh Indonesia). Selain membutuhkan biaya yang tidak kecil (padahal startup biasanya hanya bermodal pas-pasan), merekrut orang yang tidak Anda kenal dengan baik bisa menimbulkan kekhawatiran yang lebih besar ketimbang merekrut mereka yang sudah Anda kenal. Kalau Anda sudah terlalu khawatir dengan orang yang bekerja dengan Anda, lalu bagaimana nasib bisnis Anda sendiri?

Dimana Anda akan menemukan orang seperti tadi? 
Di kampus atau universitas Anda sendiri. Ini jawaban yang masuk akal. Di negaranya, Amerika Serikat, kampus adalah gudangnya orang-orang pintar. Itu sudah bukan rahasia lagi. Di Amerika sana, semua orang tahu bahwa hanya anak-anak SMA tertentulah yang bisa lulus dan diterima di kampus-kampus beken seperti Harvard, MIT, Stanford, UC Berkeley, dan sejenisnya. Tapi bagaimana di Indonesia? Mungkin hampir sama. Bila Anda ingin mencari hacker yang cerdas sekaligus bisa menjadi teman, Anda sebaiknya banyak-banyak bergaul dengan anak-anak program studi ilmu komputer di UGM, atau anak-anak jurusan teknologi informasi di ITB, atau mungkin juga anak-anak di Fasilkom UI. Memang tidak semua yang masuk ke dalam lingkungan itu adalah hacker, tapi bila Anda bisa bertemu dan berteman dengan hacker yang berkuliah di sana, Anda tampaknya beruntung. 
Di kampus selain yang saya sebutkan di atas, sebenarnya ada hacker juga kok. Tidak masalah mencarinya di mana. Pilihlah yang mana yang sesuai dengan selera, keadaan, dan tujuan perusahaan Anda. 

Berapa jumlah rekan pendiri yang ideal?
Merekrut hacker cerdas yang sejatinya juga teman Anda sendiri, itu adalah trik dari Paul untuk Anda yang akan mendirikan perusahaan berbasis teknologi. Lalu, mungkin Anda akan bertanya, “berapa banyak yang saya butuhkan untuk memulai perusahaan saya?”. Menurut Paul, idealnya sih dua sampai empat. Steve Jobs membutuhkan Steve Woz untuk melahirkan Apple. Bill Gate membutuhkan Paul Allen untuk mendirikan Microsoft. Larry Page membutuhkan Sergey Brin untuk menyempurnakan Google. Bahkan Paul Graham sendiri membutuhkan seorang Paul Morris untuk membangun Viaweb. 
Terlalu banyak merekrut atau bekerja sama dengan lebih dari empat orang pendiri bisa membuat kemungkinan timbulnya ketidaksepakatan, yang sejatinya juga bisa timbul meski Anda memulai perusahaan Anda hanya dengan dua orang. Berdua saja mungkin bisa “ribut”, apalagi sampai berlima. Bisa tawuran nanti. 

Haruskah mengajak orang yang berlatar belakang manajemen atau bisnis?

Tidak juga. Buktinya, berdasarkan penelitian Paul, hanya ada 5 lulusan MBA dalam Forbes 50. Selebihnya justru orang-orang yang berlatar belakang teknologi seperti Michael Dell, Jeff Bezos, Bill Gate, Larry Ellison, Gordon Moore, Steve Jobs, dan sejenisnya. Lucu bukan? Lagi pula, kita yang di Indonesia juga tahu bahwa umumnya para lulusan dengan gelar MM (Magister Manajemen) atau MBa (Master of Business Administration) juga melamar pekerjaan kepada mereka yang cuma berstatus drop out atau sarjana S1.

sumber :
https://pengusahamuslim.com/2618-cara-mendirikan-perusahaan-1383.html

Jumat, 06 November 2015

Prosedur Pendirian Badan Usaha IT


Bidang Teknologi Informasi memberi prospek pada bangsa Indonesia yang tengah dilanda krisis ekonomi. Industri lain saat ini ditandai dengan pemogokan buruh, pemungutan liar, dan gangguan fisik lainnya. Untuk itu bisnis Teknologi Informasi atau bisnis lain yang didukung oleh Teknologi Informasi perlu mendapat perhatian yang khusus karena sifatnya yang strategis bagi bangsa Indonesia.
Dua aspek penting dalam pengembangan bisnis yang berhubungan dengan Teknologi Informasi adalah infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM). Selain kedua aspek tersebut, tentunya masih banyak aspek lain seperti finansial. Namun, lemahnya infrastruktur dan kelangkaan SDM merupakan penyebab utama lambannya bisnis IT.  Langkanya SDM IT yang handal merupakan masalah utama di seluruh dunia. Kelangkaan ini disebabkan meledaknya bisnis yang berbasis IT (dan khususnya bisnis yang berbasis Internet).

Prosedur Pendirian Badan Usaha IT
Dari beberapa referensi dijelaskan lingkungan usaha dapat dikelompokkan menjadi 2 faktor yaitu faktor lingkungan ekonomi dan faktor lingkungan non ekonomi.
Faktor lingkungan ekonomi meliputi segala kejadian atau permasalahan penting di bidang perekonomian nasional yang dapat mempengaruhi kinerja dan kelangsungan hidup dari suatu perusahaan. Sedangkan faktor lingkungan non ekonomi merupakan pristiwa atau isu yang menonjol dibidang politik,keamanan,sosial dan budaya yang mempengaruhi kelangsungan hidup pelaku usaha.
Dalam prakteknya faktor-faktor ekonomi dan non-ekonomi yang tidak dapat dikendalikan oleh pimpinan perusahaan sangat luas dan banyak ragamnya. Sehingga hal ini kadang-kadang membingungkan kita untuk dapat mengamatinya dengan baik . Pada bahasan ini kami pengelompokan berbagai ragam lingkungan eksternal ini menjadi 5(lima) dimensi lingkungan eksternal perusahaan.
Klasifikasi Dimensi Lingkungan Eksternal Kegiatan Usaha:
1. Perekonomian Global dan Kerjasama Internasional (Ekonomi)
2. Pembangunan dan Perekonomian Nasional (Ekonomi)
3. Politik, Hukum dan Perundang-Undangan (Non-Ekonomi)
4. Teknologi (Non-Ekonomi)
5. Demografi, Sosial dan Budaya (Non-Ekonomi)

Selanjutnya untuk  membangun sebuah badan usaha, terdapat beberapa prosedur peraturan perizinan, yaitu :
1. Tahapan pengurusan izin pendirian
Bagi perusahaan skala besar hal ini menjadi prinsip yang tidak boleh dihilangkan demi kemajuan dan pengakuan atas perusahaan yang bersangkutan. Hasil akhir pada tahapan ini adalah sebuah izin prinsip yang dikenal dengan Letter of Intent yang dapat berupa izin sementara, izin tetap hinga izin perluasan. Untk beerapa jenis perusahaan misalnya, sole distributor dari sebuah merek dagang, Letter of Intent akan memberi turunan berupa Letter of Appointment sebagai bentuk surat perjanjian keagenan yang merupakan izin perluasan jika perusahaan ini memberi kesempatan pada perusahaan lain untuk mendistribusikan barang yang diproduksi. Berikut ini adalah dokumen yang diperlukan, sebagai berikut :
• Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
• Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
• Bukti diri
Selain itu terdapat beberapa Izin perusahaan lainnya yang harus dipenuhi :
• Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), diperoleh melalui Dep. Perdagangan
• Surat Izin Usaha Industri (SIUI), diperoleh melalui Dep. Perindustrian
• Izin Domisili
• Izin Gangguan.
• Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
• Izin dari Departemen Teknis

2. Tahapan pengesahan menjadi badan hukum
Tidak semua badan usaha mesti ber badan hukum. Akan tetapi setiap usaha yang memang dimaksudkan untuk ekspansi atau berkembang menjadi berskala besar maka hal yang harus dilakukan untuk mendapatkan izin atas kegiatan yang dilakukannya tidak boleh mengabaikan hukum yang berlaku. Izin yang mengikat suatu bentuk usaha tertentu di Indonesia memang terdapat lebih dari satu macam. Adapun pengakuan badan hukum bisa didasarkan pada Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD), hingga Undang-Undang Penanaman Modal Asing ( UU PMA ).

3. Tahapan penggolongan menurut bidang yang dijalani
Badan usaha dikelompokkan kedalam berbagai jenis berdasarkan jenis bidang kegiatan yang dijalani. Berkaitan dengan bidang tersebut, maka setiap pengurusan izin disesuaikan dengan departemen yang membawahinya seperti kehutanan, pertambangan, perdagangan, pertanian dsb.

4. Tahapan mendapatkan pengakuan, pengesahan dan izin dari departemen lain
yang terkait
Departemen tertentu yang berhubungan langsung dengan jenis kegiatan badan usaha akan mengeluarkan izin. Namun diluar itu, badan usaha juga harus mendapatkan izin dari departemen lain yang pada nantinya akan bersinggungan dengan operasional badan usaha misalnya Departemen Perdagangan mengeluarkan izin pendirian industri pembuatan obat berupa SIUP. Maka sebgai kelanjutannya, kegiatan ini harus mendapatkan sertifikasi juga dari BP POM, Izin Gangguan atau HO dari Dinas Perizinan, Izin Reklame.


Draft Kontrak Kerja IT
1. Masa Percobaan
Masa percobaan dimaksudkan untuk memperhatikan calon buruh (magang), mampu atau tidak untuk melakukan pekerjaan yang akan diserahkan kepadanya serta untuk mengetahui kepribadian calon buruh (magang).
2. Yang Dapat Membuat Perjanjian Kerja
Untuk dapat membuat (kontrak) perjanjian kerja adalah orang dewasa.
3. Bentuk Perjanjian Kerja
Bentuk dari Perjanjian Kerja untuk waktu tertentu berbeda dengan perjanjian kerja untuk waktu tidak tertentu.
4. Isi Perjanjian Kerja
Pada pokoknya isi dari perjanjian kerja tidak dilarang oleh peraturan perundangan atau tidak bertentangan dengan ketertiban atau kesusilaan. Dalam praktek, pada umumnya isi perjanjian kerja biasanya mengenai besarnya upah, macam pekerjaan dan jangka waktunya.
5. Jangka Waktu Perjanjian Kerja Untuk Waktu Tertentu
Dalam perjanjian kerja untuk waktu tertentu yang didasarkan atas jangka waktu tertentu, dapat diadakan paling lama 2 (dua) tahun dan dapat diperpanjang hanya 1 (satu) kali saja dengan waktu yang sama, tetapi paling lama 1 (satu) tahun. Untuk mengadakan perpanjangan pengusaha harus memberitahukan maksudnya secara tertulis kepada buruh selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sebelum perjanjian kerja untuk waktu tertentu tersebut berakhir.
Perjanjian kerja untuk waktu tertentu yang didasarkan atas jangka waktu tertentu dapat diperbaharui hanya 1 (satu) kali saja dan pembeharuan tersebut baru dapat diadakan setelah 21 (dua puluh satu) hari dari berakhirnya perjanjian kerja untuk waktu tertentu tersebut.
6. Penggunaan Perjanjian Kerja
Perjanjian kerja untuk waktu tertentu hanya dapat diadakan untuk pekerjaan tertentu yang menurut sifat, jenis atau kegiatannya akan selesai dalam waktu tertentu.
7. Uang Panjar
Jika pada suatu pembuatan perjanjian kerja diberikan oleh majikan dan diterima oleh buruh uang panjar, maka pihak manapun tidak berwenang membatalkan kontrak (perjanjian) kerja itu dengan jalan tidak meminta kembali atau mengembalikan uang panjar (Pasal 1601e KUH Perdata). Meskipun uang panjar dikembalikan atau dianggap telah hilang, perjanjian kerja tetap ada.

Referensi:
budi.insan.co.id/articles/SDM-IT.doc
https://aditpato7.wordpress.com/2011/11/28/aspek-bisnis-ti/


Prosedur dan Legalitas Pendirian Badan Usaha


Faktor-faktor yang Harus Dihadapi Dalam Pendirian Badan Usaha
1. Barang dan Jasa yang akan dijual
2. Pemasaran barang dan jasa
3. Penentuan harga
4. Pembelian
5. Kebutuhan Tenaga Kerja
6. Organisasi intern
7. Pembelanjaan
8. Jenis badan usaha yang akan dipilih, dll

Badan Hukum Sebuah Perusahaan
o Sebuah Usaha yang dilindungi oleh hukum dan perundang-undangan yang berlaku pada suatu       Negara
o Memiliki hak dan kewajiban kepada Negara

Proses Pendirian Badan Usaha
o Mengadakan rapat umum pemegang saham
o Dibuatkan akte notaris (nama-nama pendiri, komisaris, direksi, bidang usaha, tujuan perusahaan didirikan)
o Didaftarkan di pengadilan negeri (dokumen : izin domisili, surat tanda daftar perusahaan (TDP), NPWP, bukti diri (identitas pribadi) pendiri)
o Diberitahukan dalam lembaran negara (legalitas dari Kementerian Kehakiman)



Studi Kasus: Proses Pendirian CV (Persekutuan Komanditer / Commanditaire Vennotschaap)

Tahap 1: Pembuatan Akta Pendirian CV
1. Akta Pendirian CV dibuat dan ditandatangani oleh Notaris yang berwenang dan dibuat dalam bahasa Indonesia
2. Persyaratan; Fotokopi KTP para pendiri Perseroan
3. Lama proses; 1-2 (satu-dua) hari kerja


Tahap 2: Surat Keterangan Domisili Perusahaan
1. Permohonan surat keterangan domisili perusahaan diajukan kepada Kepala Kantor Kelurahan setempat sesuai dengan alamat kantor perusahaan berada, sebagai bukti keterangan/keberadaan alamat perusahaan,
2. Persyaratan lain yang dibutuhkan;
a. Fotokopi kontrak/sewa tempat usaha atau bukti kepemilikan tempat usaha
b. Surat keterangan dari pemilik gedung apabila bedomisili di gedung perkantoran/pertokoan
c. Fotokopi PBB-pajak bumi dan bangunan tahun terakhir sesuai tempat usaha untuk perusahaan yang berdomisili di RUKO/RUKAN
3. Lama proses; 2 (dua) hari kerja setelah permohonan diajukan


Tahap 3: Nomor Pokok Wajib Pajak
1. Permohonan pendaftaran wajib pajak badan usaha diajukan kepada Kepala Kantor Pelayanan Pajak sesuai dengan keberadaan domisili perusahaan untuk mendapatkan;
a. Kartu NPWP
b. Surat keterangan tedaftar sebagai wajib pajak
2. Persyaratan;
a. Melampirkan bukti PPN atas sewa gedung
b. Melampirkan bukti pelunasan PBB-pajak bumi banguan
c. Melampirkan bukti kepemilikan atau bukti sewa/kontrak tempat usaha
3. Lama proses; 2-3 (dua-tiga) hari kerja setelah permohonan diajukan


Tahap 4: Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (SP-PKP)
1. Permohonan untuk dikukuhkan sebagai pengusaha kena pajak diajukan kepada Kepala Kantor Pelayanan Pajak sesuai dengan NPWP yang telah diterbitkan.
2. Persyaratan; a. Melampirkan bukti PPN atas sewa gedung b. Melampirkan bukti pelunasan PBB-pajak bumi banguan c. Melampirkan bukti kepemilikan atau bukti sewa/kontrak tempat usaha
3. Lama Proses; 3-5 (tiga-lima) hari kerja setelah permohonan diajukan

Tahap 5: Pendaftaran ke Pengadilan Negeri
1. Permohonan ini diajukan kepada Kantor Pengadilan Negeri setempat sesuai tempat dan kedudukan perusahaan berada.
2. Persyaratan lain yang dibutuhkan;
a. Melampirkan NPWP
b. Salinan akta pendirian CV
3. Lama proses; 1 (satu) setelah permohonan diajukan

Tahap 6: Surat Izin Usaha Perdagangan
1. Permohonan SIUP diajukan kepada Dinas Perdagangan Kota/Kabupaten untuk golongan SIUP menengah dan kecil, atau Dinas Perdagangan Propinsi untuk SIUP besar sesuai dengan tempat kedudukan perusahaan berada.
2. Persyaratan lain yang dibutuhkan;
a. SITU/HO untuk jenis kegiatan usaha perdagangan yang dipersyaratkan adanya SITU berdasarkan Undang-Undang Gangguan
b. Photo direktur utama/pimpinan perusahaan (3x4) sebanyak 2 (dua) lembar
3. Lama Proses; 14 (empat belas) hari kerja untuk SIUP Menengah/Kecil dan 30 (tigapuluh) hari kerja untuk SIUP besar

Tahap 7: Tanda Daftar Perusahaan
1. Permohonan pendaftaran diajukan kepada Pendaftaran Perusahaan yang berada di Kota/Kabupaten cq. Dinas Perdagangan.
2. Bagi perusahaan yang telah terdaftar akan diberikan sertifikat Tanda Daftar Perusahaan sebagai bukti bahwa Perusahaan/Badan Usaha telah melakukan Wajib Daftar Perusahaan sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia No.37/M-DAG/PER/9/2007 tentang Penyelenggaraan Pendaftaran Perusahaan
3. Lama Proses; 14 (empatbelas) hari kerja setelah permohonan diajukan.


Referensi: 
arifpurwo.staff.gunadarma.ac.id


Pengertian dan Jenis – jenis Badan Usaha



Badan usaha adalah kesatuan yuridis dan ekonomis dari faktor-faktor produksi yang bertujuan mencari laba atau memberi layanan kepada masyarakat. Disebut kesatuan yuridis karena badan usaha umumnya berbadan hukum. Disebut kesatuan ekonomis karena faktor-faktor produksi badan usaha terdiri atas sumber daya alam, modal, dan tenaga kerja dikombinasikan untuk mendapat laba atau member layanan kepada masyarakat.
Pada pengertian sehari-hari sebagian orang menganggap bahwa antara badan usaha dan perusahaan memiliki pengertian yang sama. Pandangan yang menyamakan badan usaha dan perusahaan dapat dimaklumi karena badan usaha dan perusahaan  merupakan satu kesatuan dalam melaksanakan kegiatan. Namun, diantara keduanya terdapat perbedaan. Badan usaha merupakan kesatuan yuridis ekonomis, sedangkan perusahaan merupakan kesatuan teknis dalam produksi. Sebenarnya, perusahan adalah bagian dari badan usaha yang tugasnya menghasilkan barang dan jasa.

Jenis-jenis badan usaha dapat dikelompokkan berdasarkan kegiatan yang dilakukan, kepemilikan modal, dan wilayah Negara. Jenis badan usaha berdasarkan kegiatan yang dilakukan, terdiri dari:
  • Badan Usaha Ekstraktif: Badan usaha ini mengambil apa yang telah tersedia di alam. Contoh badan usaha ekstraktif: PT Pertamina dan PT Bukit Asam.
  • Badan Usaha Agraris: Badan usaha ini berusaha membudidayakan tumbuh-tumbuhan atau segala kegiatan yang berkaitan dengan pertanian. Contoh badan usaha agraris: PT Perkebunan Negara, Badan Usaha Pembibitan, dan Badan Usaha Tambak.
  • Badan Usaha Industri: Badan usaha ini berusaha meningkatkan nilai ekonomi barang dengan jalan mengubah bentuknya. Contoh badan usaha industri: PT Kimia Farma.
  • Badan Usaha Perdagangan: Badan usaha ini bergerak dalam aktivitas yang berhubungan dengan menjual dan membeli barang tanpa mengubah bentuknya untuk memperoleh keuntungan. Contoh badan usaha perdagangan: PT Matahari.
  • Badan Usaha Jasa: Badan usaha ini memenuhi kebutuhan konsumen dengan jalan menyediakan jasa kepada masyarakat. Contoh badan usaha jasa: PT Bank Rakyat Indonesia.
Jenis-jenis badan usaha berdasarkan kepemilikan modal, terdiri dari:
  • Badan Usaha Milik Swasta (BUMS): Badan Usaha Milik Swasta adalah badan usaha yang modalnya dimiliki oleh pihak swasta (nasional dan asing) dan mempunyai tujuan utama mencari laba.
  • Badan Usaha Milik Negara (BUMN): Badan Usaha Milik Negara adalah badan usaha yang pemilik modalnya adalah Negara atau pemerintah. Contoh BUMN: PT Kereta Api, PT Timah Bangka, dan PT Peruri.
  • Badan Usaha Milik Daerah (BUMD): Badan Usaha Milik Daerah adalah badan usaha yang dimiliki oleh pemerintah daerah. Contoh BUMD: Bank Pembangunan Daerah (BPR).
  • Badan Usaha Campuran: Badan usaha campuran adalah badan usaha yang modalnya sebagian dimiliki swasta dan sebagian lagi dimiliki oleh pemerintah. Contoh Badan usaha campuran: PT Pembangunan Jaya yang modalnya dimiliki oleh Pemda DKI Jakarta dan pihak swasta.
Jenis-jenis badan usaha berdasarkan wilayah negara, terdiri dari:
  • Badan Usaha Penanaman Modal Dalam Negeri: Badan Usaha Penanaman Modal Dalam Negeri adalah badan usaha yang modalnya dimiliki oleh masyarakat Negara itu sendiri.
  • Badan Usaha Penanaman Modal Asing: Badan Usaha Penanaman Modal Asing adalah badan usaha milik masyarakat luar negeri yang beroperasi di dalam negeri.



Senin, 05 Oktober 2015

Pengertian Bisnis Informatika

Pengertian Bisnis. 

Bisnis merupakan suatu organisasi yang menyediakan barang atau jasa yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan [Griffin & Ebert]. Secara keseluruhan, Bisnis adalah kegiatan yang dilakukan oleh individu dan sekelompok orang (organisasi) yang menciptakan nilai (create value) melalui penciptaan barang dan jasa (create of good and service) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi.

Pengertian Informatika.
Secara harfiah, Teknologi Informasi adalah seperangkat alat yang membantu Anda bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi [Haag Den Keen, 1996]. Teknologi Informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer (perangkat keras atau perangkat lunak) yang digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi, melainkan juga mencakup teknologi komunikasi untuk mengirimkan informasi [Martin, 1999].
Dari definisi diatas dapat dikatakan bahwa teknologi informasi secara implisit maupun eksplisit tidak sekedar berupa teknologi komputer, tetapi juga teknologi telekomunikasi. Dengan kata lain, yang disebut teknologi informasi merupakan gabungan antara teknologi komputer dengan teknologi telekomunikasi.

Pengertian Bisnis Informatika.
Dari pejabaran pengertian masing masing dari bisnis & teknologi informatika dapat kita simpulkan pengertian dari Bisnis Informatika adalah adalah kegiatan yang dilakukan oleh individu dan sekelompok orang (organisasi) yang menciptakan nilai (create value) melalui penciptaan barang dan jasa (create of good and service) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi yang berkaitan dengan teknologi informasi baik teknologi komputer maupun teknologi telekomunikasi.

Contoh kegiatan Bisnis Informatika :
E-Commerce merupakan suatu usaha yang berkaitan dengan jual beli suatu barang dan jasa dengan bantuan internet, atau dengan kata lain menggunakan bantuan elektronik. Sekarang ini banyak sekali web-web penyedia e-commerce seperti www.kaskus.us , tokobagus.com,dll. Dengan adanya e-commerce kita tidak perlu jauh-jauh pergi ketempat toko barang yang kita inginkan, tetapi cukup duduk manis dirumah dan pesan barang yang di inginkan. Tentu bisnis seperti ini juga memiliki kelemahan yaitu kita harus terhubung dengan internet, selain itu barang yang dilihat di foto belum tentu sama seperti yang diharapkan.


Sumber:
http://amandatribuana.tumblr.com/post/98774922191/pengertian-pengantar-bisnis-informatika
http://ulpiupie.blogspot.co.id/2011/11/bisnis-informatika.html